x

CANDI BIMA

CANDI BIMA DIENG

IMG_6372_1

Dieng yang sudah tidak asing lagi dan banyak di kenal sebagai kawasan wisata yang menjadi salah satu destinasi wisata utama di jawatengah dengan pesona alam pegunungannya yang menggoda serta peninggalan-peninggalan cagar budaya yang sudah sepatutnya harus kita jaga dan kita lestarikan bersama, sehingga akan menambah daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Candi dieng yang merupakan kumpulan candi hindu beraliran syiwa yang diperkirakan di bangun sekitar abad ke 8 yang di perkirakan merupakan peninggalan dari wangsa sanjaya. Dengan letak dan lokasi di pegunungan dieng yang secara administratif masuk dalam wilayah kabupaten banjarnegara, jawatengah. Ada beberapa komplek percandian yang dapat anda kunjungi seperti komplek candi arjuna, komplek candi gatut kaca, candi dharawati, dan candi yang termegah bahkan terbesar di dieng yaitu candi bima.

Candi bima yang letaknya terpisah dari candi yang ada di dieng dan menyendiri diatas bukit merupakan candi yang terbesar dan termegah diantara candi yang ada di dieng. Bentuk atap candi terdiri atas 5 tingkat, masing-masing tingkat mengikuti lekuk bentuk tubuhnya makin ke atas makin mengecil dan setiap tingkat dihiasi dengan pelipit padma ganda dan relung kudu, dan candi berbentuk bujur sangkar dengan ukuran 4,55m x 4,55m.

IMG_6375_1

Untuk bisa sampai di candi bima sangatlah mudah, karena candi bima yang selesai dipugar pada tahun 2014 letaknya sangat strategis dan masih di area komplek wisata dataran tinggi dieng, dan tepatnya di pintu masuk menuju kawah sikidang, sehingga akan mudah terlihat dari bawah kemegahan candi bima tersebut, akan tetapi sayang sekali apabila tidak melihat dari jarak yang dekat agar bisa membedakan dengan bentuk bangunan candi yang ada di dataran tinggi dieng.

IMG_6376_1